Melanjutkan bingung sesi pertama, keesokan harinya dengan semangat 45 datang ke kantor sedikit (” cuma sedikit”) agak pagi. Berbekal 3 keping CD installer pinjaman kulangkahkan kaki menuju ke ruangan komputer yang akan dan pasti membuatku pusing tujuh kali tujuh puluh tujuh keliling.
Tak banyak langkah baru yang dibuat, mayoritas sama saja seperti hari sebelumnya. Dengan asumsi bahwa installer milik kantor kondisinya tidak sempurna, kuputuskan untuk menggunakan installer milik teman satu perjuangan. Hasilnya, nihil… CD tetap di by pass oleh BIOS dan langsung baca boot sector dari Harddisk.
Masih tetap dengan rasa penasaran, kali ini yang digunakan bukan CD installer XP melainkan CD start up Windows 98. Semua berlangsung dengan lancar, bisa masuk ke-DOS, tapi niat mem-format partisi Windows ternyata tidak bisa dilakukan. DOS bilang “partisi tidak dikenal”. Wew… hebat…
Kebetulan sebelumnya sudah download iso image dari Ubuntu 9.04 . Langsung saja itu Live CD punya Ubuntu saya masukkan ke DVD-ROM. Berhasil boot dan langsung masuk ke Ubuntu. Daripada capek-capek bikin bootdisk atau boot USB DOS cuma untuk memformat harddisk, saya putuskan untuk melakukannya dengan menggunakan aplikasi partition manager milik Ubuntu. Setelah format selesai saya coba restart dan menggunakan installer XP lagi.
Karena harddisk benar-benar kosong, kali ini CD bisa di boot dan instalasi Windows berhasil sampai ke tahap copy file. Namun begitu komputer restart, muncul pesan error lagi, lengkapnya saya lupa tapi intinya mengatakan bahwa harddisk atau partisi komputer rusak. Whattttt ?
Pikir-pikir lagi, pusing lagi, What did I miss from the whole process ? Jangan-jangan instalasi XP gagal terus cuma gara-gara 2 partisi Linux sebelumnya yang sudah dihapus tapi belum dibuat jadi partisi utuh, dan statusnya masih unallocated.
Saya masuk ke Live CDnya Ubuntu lagi, format partisi windows lagi, dilanjutkan dengan membuat partisi dari sisa partisi linux yang sebelumnya saya hapus dan memformatnya sementara ke FAT 32. Lalu…
Komputer di-restart dengan installer Windows XP dan proses instalasinya berhasil sampai akhir. Wew, ternyata sisa harddisk di Logical drive bisa bikin instalasi Windows XP berhenti ditengah jalan ? Dan CD WIndows XP nggak akan bisa booting di Lenovo jika BIOS tahu di Harddisk sudah ada Windows XP ? Masih belum bisa dipastikan, tapi paling tidak buat saya ini bisa jadi referensi buat trial and error moments yang selanjutnya.
Solved problem will always be a friend..